Thursday, February 28, 2019

Coko The Cat Refuses to Enter Home [Video]



Coko The Cat: Funny and Cute Cat Refuses to Enter Home
#CokoTheCat Episode 1


-|-




Assalamua'laikum friends =D
Welcome to Muabeyond Blog. Today, instead share an article, I will share about my cute cat behavior, Coko.

She is female and she didn't want to enter the house even it was gonna rain soon!

Hope you enjoy =D








If you are interested, please visit my youtube channel: Muabeyond and my Instagram: Muabeyond. Don't forget to subscribe, like and share guys =D
 








Read More

Wednesday, February 27, 2019

Tempat duduk di pesawat? Pilih yang mana?

Tempat duduk di pesawat? Pilih yang mana?
#hikaku Episode 1


-|-




Assalamua'laikum teman-teman. Kembali lagi di blog Muabeyond. Kali ini di episode 1 artikel #hikaku ini, Muabeyond mau memberikan sebuah perbandingan tentang pemilihan tempat duduk jika kita bepergian menggunakan pesawat.



Penasaran tidak? atau biasa aja? Hehe. Oke, Langsung aja.



Ketika melakukan perjalanan dengan pesawat, pemilihan tempat duduk merupakan sebuah hal yang bisa dikatakan cukup unik. Sebagian orang tidak terlalu peduli dengan lokasi tempat duduk yang mereka dapatkan didalam pesawat. Namun, sebagian orang merasa tempat duduk merupakan sebuah hal yang penting, terlebih lagi apabila melakukan perjalanan jarak jauh. Nah, kalau teman-teman, lebih suka yang mana nih?



Bagi Muabeyond sendiri, lokasi tempat duduk cukup penting. Hal ini juga harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kita saat melakukan perjalanan. Tapi sejujurnya, Muabeyond sendiri hampir tidak pernah memilih tempat duduk karena pada saat melakukan check-in, lokasi tempat duduknya telah tercantum karena lupa untuk minta diganti. Hal ini lah yang menyebabkan Muabeyond pernah merasakan banyak posisi tempat duduk di pesawat dalam berbagai kondisi. Nah kita mulai aja nih, artikel memilih tempat duduk di pesawat.



Hal yang pertama yang perlu diketahui sebelum memilih tempat duduk pesawat adalah mengetahui layout tempat duduk didalam pesawat. Biasanya, layout tempat duduk pesawat mencerminkan seberapa besar pesawat yang digunakan sehingga dapat menjadi gambaran apabila ingin memilih tempat duduk.



Oh ya, selain dari layout pesawat, jenis maskapai juga harus dipertimbangkan. Perlu diingat bahwa maskapai penerbangan low cost biasanya membuat layout tempat duduk sedikit tidak sesuai dengan lokasi jendela sehingga bisa menjadi salah satu parameter dalam memilih tempat duduk di pesawat.



Kedua, lokasi tempat duduk di daerah emergency exit. Tempat duduk di barisan emergency exit biasanya mempunyai ukuran yang lebih lega dibandingkan dengan tempat duduk di barisan biasa. Hal ini dibuat dengan tujuan memudahkan penumpang menggunakan emergency exit apabila terjadi sebuah keadaan yang tidak diinginkan. Walaupun lega, namun biasanya tempat duduk di emergency exit kehilangan beberapa fitur dari tempat duduk biasa sehingga kurang nyaman apabila melakukan perjalanan jarak jauh.



Nah, sekarang selesai basa-basinya. Mari mulai membahas bahasan utama.

Pertama, pilih lokasi duduk di dekat jendela, didekat koridor atau diantara kedua tempat duduk tersebut?

Pada layout tempat duduk menggunakan format 3-3 atau 2-4-2, pastinya akan ada tempat duduk ditengah yang tidak bersentuhan dengan koridor maupun jendela. Menurut pendapat pribadi Muabeyond, apabila teman-teman tidak pergi bersama keluarga di satu baris, ataupun hanya pergi sendirian, sebaiknya hindari posisi kursi ini. Muabeyond bisa katakan, posisi kursi ini sangat tidak menyenangkan apabila bepergian sendiri.

Kenapa? Hal ini karena penumpang tidak punya lahan bebas untuk melakukan sesuatu di antara kedua tempat duduk disampingnya. Bayangkan kejadian ini, apabila kita ingin tidur dalam posisi duduk, ada kalanya orang-orang seperti Muabeyond yang tidak punya posisi tidur yang bagus saat duduk, kehilangan keseimbangan dan merubah posisi tidur kita. Apabila kita sendirian dan duduk di tengah, maka akan ada sebuah kondisi dimana kepala kita akan menempel pada bahu orang lain. Kondisi ini akan menjadi tidak nyaman bagi kita sendiri maupun orang lain.

Tentu saja, hal ini bukan hanya tentang tidur dengan posisi duduk. Penumpang yang duduk di posisi ini akan kehilangan akses langsung ke koridor dan kehilangan keuntungan untuk berada di dekat jendela. Hal ini menyebabkan tidak adanya keuntungan apapun bagi penumpang yang pergi sendirian untuk duduk di posisi tengah ini.

Namun, berbeda apabila kita pergi bersama teman atau keluarga. Jika tidak bepergian sendiri, posisi tengah ini bisa menjadi salah satu posisi yang paling nyaman karena kita dapat duduk dengan sedikit gangguan dari arah jendela dan koridor yang pastinya tanpa takut mengganggu orang di samping kita karena merupakan keluarga sendiri atau teman (ini juga subjektif sih). Posisi ini juga direkomendasikan untuk orang yang tidak berniat untuk sering pergi ke lavatory ataupun melakukan hal-hal lain yang butuh keluar dari dari tempat duduknya.

Kemudian, tempat duduk dekat dengan posisi jendela. Sama seperti posisi lainnya, terdapat beberapa keuntungan dan kekurangan saat memilih posisi ini. Pertama, jika kamu terbang dengan maskapai penerbangan low cost, jangan berharap untuk bisa mendapat jendela penuh. Bahkan mungkin saja kamu tidak akan mendapat akses ke jendela sama sekali. Namun, apabila kamu ingin benar-benar istirahat dan tidak mendapat apapun dari arah koridor, lokasi tempat duduk ini sangat cocok.

Ketika duduk di posisi dekat jendela, seseorang akan mendapatkan kenyamanan maksimal karena dapat beristirahat dengan salah satu sisi badan dapat ditumpu oleh jendela. Namun, walaupun posisi ini sangat nyaman, apabila kondisi kita butuh untuk mobilisasi maupun sering pergi ke lavatory, posisi ini sangat tidak dianjurkan karena akan sangat mengganggu penumpang lainnya jika kita sering keluar masuk tempat duduk saat berada di posisi duduk dengan jendela.

Terakhir, posisi dekat dengan koridor. Ya, mungkin sudah kebayang ya dari pembahasan sebelumnya. Posisi duduk ini sangat cocok untuk penumpang yang butuh mobilisasi tinggi. Namun, posisi ini juga merupakan salah satu posisi yang paling menyebalkan karena kita harus terpaksa bergerak apabila penumpang lain ingin keluar dari tempat duduknya. Ya seperti sudah disebutkan tadi, itulah resiko ketika sudah memilih tempat duduk di pesawat.

Sebelum memutuskan memilih, jangan lupa posisi baris. Apabila kita melakukan perjalanan jarak yang jauh, hindari posisi baris paling belakang karena posisi kursi yang bisa dikatakan tidak nyaman dan membuat badan sakit jika terlalu lama duduk di posisi tersebut. Apabila kamu butuh cepat keluar untuk melakukan transit atau kebutuhan lainnya, pilihlah baris yang dekat dengan pintu keluar sehingga memudahkan dalam proses mobilisasi keluar. Jika tidak punya preferensi khusus, di baris manapun tidak akan memiliki perbedaan yang terlalu signifikan.

Nah, kira-kira itulah perbandingan memilih posisi tempat duduk di pesawat dari Muabeyond. Apabila ditanya dimanakah posisi terbaik untuk duduk di dalam pesawat? Jawabannya pasti ya di First Class. Hehe, bercanda. Jawabannya bergantung dengan kebutuhan teman-teman sendiri. Karena setiap posisi tempat duduk memang punya keuntungan dan kekurangannya dan harus disesuaikan dengan kondisi saat melakukan perjalanan.

Tapi kalau Muabeyond sendiri lebih memilih untuk berada didekat koridor karena saya lebih nyaman untuk mudah bergerak dibandingkan dengan kehilangan ruang gerak. =D

Sekian aja dari sesi #hikaku episode 1 kali ini. Semoga informasi ini bermanfaat ya buat teman-teman.

Muabeyond mohon maaf apabila terdapat kesahalan dalam penulisan dan penyampaian informasi dalam artikel ini karena ini subjektif berasal dari pengalaman Muabeyond.

Jangan lupa juga untuk kunjungi channel Youtube Muabeyond disini dan Instagram Muabeyond disini karena akan ada banyak informasi unik lainnya yang akan diberikan.
Sampai jumpa di artikel selanjutnya =D

Read More

Tuesday, February 26, 2019

Ore no Shibou Flag ga Todomaru Tokoro wo Shiranai: Sebuah Novel Segar

Ore no Shibou Flag ga Todomaru Tokoro wo Shiranai: Sebuah Novel Segar
#Muabeyomu Episode 1


-|-


Assalamua'laikum teman-teman. Apa kabarnya? Aman lah ya.

Kali ini Muabeyond datang dengan sebuah sesi baru lagi di blog ini, yaitu proyek ulasan cerita. Namun di sesi #Muabeyomu ini, Muabeyond akan lebih fokus membahas tentang novel ataupun manga yang menurut subjektifitas Muabeyond sendiri sangat bagus untuk di baca oleh teman-teman. Tidak lupa juga, Muabeyond akan kasih link sumbernya supaya teman-teman bisa baca langsung dari penulis aslinya.

Penasaran tidak? Oke, Langsung aja #Muabeyomu Episode 1.

Novel dengan judul asli 俺の死亡フラグが留まるところを知らない atau Ore no Shibou Flag ga Todomaru Tokoro wo Shiranai adalah sebuah novel karya novelis Jepang bernama Izumi(泉). Novel dengan nama lain [Tanda Kematianku terlihat tidak akan berakhir] ini pertama kali dipublikasikan di website syosetu (narou), sebuah website bagi novelis asal Jepang mempublikasikan karya novel mereka secara mandiri, pada tahun 2014. Sampai saat ini, penulis masih belum menamatkan ceritanya dan baru mempunyai 104 chapters.

Trivia syosetu (narou): Banyak banget novel, manga atau anime yang terkenal dan laku di pasaran awalnya berasal dari website ini. Tentunya website ini menyimpan banyak cerita-cerita yang unik untuk dibaca apabila kamu bisa berbahasa Jepang.

Secara tema awal, mungkin teman-teman bisa menebak dari judulnya ya. Novel ini menyajikan salah satu cerita yang cukup mainstream, yaitu seseorang yang tiba-tiba masuk ke dunia game. Hal yang membuat cerita ini menarik adalah, si karakter utama, Hirasawa Kazuki, dalam  cerita ini masuk ke tubuh antagonis yang paling dibenci oleh semua orang didalam game tersebut, Harold Stokes. Harold stokes merupakan antagonis yang benar-benar berperilaku buruk sampai-sampai mendapatkan panggilan [Raja sampah].

Sadar menjadi sebuah karakter yang dibenci semua orang, Hirasawa Kazuki mencoba mengingat tentang cerita yang ada didalam game tersebut dan menyadari bahwa jika dia tidak melakukan apapun maka ia akan menemui akhir hidup yang menyedihkan. Tidak ingin berakhir menyedihkan, Hirasawa Kazuki (Harold Stokes) mencoba merubah semua event didalam game agar ia dapat merubah akhir dari cerita hidupnya.

Itu adalah gambaran singkat cerita dari Novel tersebut. Lalu, apa sih alasan utama novel ini layak dibaca?

Pertama, karakter utama dalam novel ini cukup kuat sehingga menjadi salah satu aspek yang sangat mempengaruhi cerita. Ya, didalam game, Harold stokes mempunyai kepribadian dan kata-kata yang sangat buruk sangat cocok disebut sebagai antihero. Namun, setelah Hirasawa Kazuki masuk kedalam tubuhnya, nyatanya kepribadian ini tidak bisa hilang dan menjadi hal yang unik. Walaupun terlihat menyebalkan, namun pembaca akan menyadari betapa Harold Stokes adalah orang yang baik dibalik kata-kata dan perilaku buruknya dan terlihat seperti karakter tsundere. Bahkan, kata-kata dan perilakunya inilah yang sering membuat kesalahpahaman dalam cerita dan membuat cerita lebih berkembang.

Kedua, Alur cerita yang jelas membuat pembaca nyaman mengikuti cerita. Lagi, ini adalah subjektifitas dari Muabeyond. Novel ini adalah salah satu novel dengan perkembangan cerita yang tidak terlalu cepat, juga tidak terlalu lambat. Hal ini sangat cocok dengan preferensi Muabeyond karena secara personal, Muabeyond merasa pembaca dapat membayangkan lebih detail keadaan dan latar belakang yang disajikan dalam cerita tersebut. Namun, kadang kala ada fase dimana pembaca merasa terlalu lama ataupun terlalu cepat. Hal ini wajar, karena penulis mencoba memberikan spark ataupun twist baru agar dapat menarik minat dari pembaca.

Ketiga, Cerita yang mempunyai twist dalam alurnya. Banyak nya terjadi kesalahpahaman dan tokoh utama yang mempunyai karakter kuat menyebabkan beberapa twist pada alur ceritanya sehingga menambah daya tarik untuk berimajinasi bagi para pembaca. Alur ceritanya juga benar-benar disuguhkan dengan tambahan bumbu komedi dan tragedi sehingga banyak mematahkan ekspektasi dari pembaca.

Akhirnya, Ore no Shibou Flag ga Todomaru Tokoro wo Shiranai berhasil membuat cerita dengan tema mainstream dan disajikan dengan cukup segar untuk diikuti karena berhasil mengubah banyak aspek yang dapat membuat menjadi membosankan. Hal ini ditunjukkan dengan tokoh utama yang mempunyai karakter antihero, kesalahpahaman yang memunculkan masalah-masalah lain dan masih banyak lain didalam ceritanya.

Lalu, jika ditanya, apakah novel ini layak untuk dibaca? Menurut Muabeyond, Ya. Novel ini layak untuk dibaca. Muabeyond memberikan nilai 8/10. Good Job buat Ore no Shibou Flag ga Todomaru Tokoro wo Shiranai.

Jika teman-teman bisa berbahasa Jepang, bisa langsung baca disini.

Namun, kalau mau mencari versi bahasa Inggrisnya, bisa langsung cari di browser aja. Karena biasanya banyak penggemar yang berusaha menerjemahkan secara sukarelawan. Selamat membaca teman-teman.

-----------------------
Nama                   : 俺の死亡フラグが留まるところを知らない
Nama Alternatif : Ore no Shibou Flag ga Todomaru Tokoro wo Shiranai /
                               Tanda Kematianku terlihat tidak akan berakhir /
                               My Death Flags Show No Sign of Ending
Genre                   : Action, Adventure, Comedy, Fantasy, Tragedy
Penulis                 : 泉
Tahun terbit         : 2014
Status                   : Belum tamat / 104 chapter
Penerbit               : Syosetu
----------------------

Nah, sekian aja #Muareview kali ini. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang tertarik untuk membaca. Ayo membaca supaya kita dapat meningkatkan pola imajinasi dan pemikiran yang kita punyai.

Jangan lupa juga untuk kunjungi channel Youtube Muabeyond ataupun Instagram Muabeyond karena akan banyak konten konten lain.
Sampai jumpa di artikel selanjutnya. =D

Read More

Monday, February 25, 2019

Japan Airlines dan Audio Guide


Japan Airlines dan Audio Guide
#sekilas episode 2

-|-



Assalamua'laikum teman-teman, kembali lagi di Muabeyond blog. Kali ini di sesi #sekilas episode 2, Muabeyond mau bahas tentang beberapa hal tentang maskapai Japan Airlines dan fitur unik yang bernama audio guide.

Apa sih audio guide itu? dan kenapa Japan Airlines? Penasaran ga? Oke Langsung aja.

Kita mulai dengan perkenalan maskapai Japan Airlines dulu ya. Japan Airlines merupakan salah satu perusahaan maskapai asal jepang yang didirikan pada tanggal 1 agustus 1951. Pada saat awal didirikan, Maskapai penerbangan ini dimiliki seluruhnya oleh pemerintah Jepang hingga pada akhirnya, karena adanya pertumbungan dan pengembangan dalam perusahaan, maskapai ini berubah status menjadi milik swasta pada tahun 1987.

Seperti pada umumnya perusahaan asal Jepang, Japan Airlines mempunyai kantor pusat di Tokyo dan kantor cabang utama di beberapa kota besar lainnya di Jepang, seperti Osaka, Nagoya, Okinawa dan Sapporo. Maskapai yang mempunyai slogan 'dream skyward' dan 'fly into tomorrow' ini merupakan perusahaan raksasa dengan 'revenue' sekitar 1.336,66 Miliar Yen atau 169 Triliun Rupiah pada tahun 2015. Wow gede banget ya!

Tapi di artikel kali ini, bukan Japan Airline secara perusahaan yang mau dibahas. Namun, salah satu fitur yang mungkin jarang ditemukan di maskapai penerbangan lain, yaitu audio guide.

Oh ya, disclaimer dulu, saat artikel ini diterbitkan, Muabeyond menulis artikel ini dengan membandingkan Japan Airlines dengan beberapa maskapai yang pernah Muabeyond coba seperti Garuda Indonesia, Batik Airlines, Philippine Airlines, Air China, Air Asia dan Jetstar. Jadi ada kemungkinan yang tinggi, maskapai lain yang muabeyond belum coba mempunyai fitur yang sama.

Nah, apa sih audio guide ini? Mungkin dari namanya teman-teman udah bisa mendapat petunjuk ya apa fungsinya. Ya, audio guide merupakan sebuah fitur yang disematkan pada beberapa alat atau tempat yang berfungsi untuk memberikan penjelasan detail dengan menggunakan media suara. Gambaran mudahnya tuh, audio guide ini petunjuk pemakaian yang awalnya tulisan biasa diubah menjadi suara.

Terus, tujuannya apa ya audio guide ini dibuat? Kan udah ada petunjuk yang biasa? Nah faktanya, audio guide ini dibuat biasanya diperuntukkan untuk orang orang yang mempunyai gangguan pada indra penglihatannya. Jadi orang-orang yang rabun, sakit mata atau bahkan tidak bisa melihat pun masih bisa untuk memahami dan menikmati dari layanan yang ditawarkan. Memang, audio guide ini biasanya sangat jarang ditawarkan pada berbagai produk. Hal ini dikarenakan terkadang biaya yang harus dikeluarkan untuk memberikan dukungan pembuatan audio guide tidak sebanding dengan pemasukan atau target pemakai yang ada.

Namun, nyatanya, hal ini tidak berlaku pada Japan Airlines. Pada penerbangan kelas apapun milik Japan Airline, teman - teman bisa menemukan sebuah layanan entertaiment yang ditawarkan oleh Japan Airlines di setiap bangkunya. Disinilah letak keunikannya, karena Japan Airlines menyediakan beberapa film terkenal yang mendukung fitur audio guide. Salah satu film yang mendukung layanan tersebut adalah Thor: Ragnarok. Salut deh buat Japan Airlines.

Nah mungkin ada yang bertanya-tanya ya, apa spesial nya punya fitur audio guide? kayaknya biasa aja.

Nah, memang sih, bagi kita yang punya penglihatan sempurna ataupun punya gangguan mata yang bisa diatasi dengan alat bantu, film dengan audio guide merupakan hal yang kurang penting dan tidak menarik. Namun, bagi teman-teman kita yang benar-benar kesulitan melihat karena adanya gangguan pada matanya, audio guide merupakan salah satu cara efektif yang bisa digunakan untuk tetap bisa menikmati cerita dan alur dari sebuah film.

Dengan tersedianya fitur ini pada entertainment menunjukkan bahwa Japan Airlines sangat memperhatikan seluruh kondisi calon penumpang yang mungkin saja menjadi pelanggan Japan Airlines. Walau Muabeyond belum bisa mengkonfirmasi langsung kepada Japan Airlines, namun Muabeyond sangat yakin ini adalah salah satu cara Japan Airlines memastikan penumpangnya mendapat layanan yang sama walaupun memeiliki keterbatasan dalam fisiknya. Keren banget ga sih? Patut dicontoh untuk maskapai lainnya.

Nah, sekarang teman-teman mulai paham kan apa itu audio guide dan untuk apa audio guide?
Oh ya, selain itu, pengalaman menonton film dengan audio guide cukup unik loh menurut pendapat Muabeyond pribadi. Pertama kali Muabeyond mencoba menonton film dengan audio guide, ada perasaan mengganggu yang cukup terasa. Hal ini dikarenakan, menonton film dengan audio guide dengan mata terbuka malah membuat cepat lelah loh. Hal ini dikarenakan, film dengan audio guide memberikan komentar tentang gambaran jelas pergerakan dan latar dari setiap cuplikan film. Karena Muabeyond terbiasa hanya menggunakan visual untuk memahami latar dan pergerakan karakter, ketika menggunakan audio guide, kepala Muabeyond butuh bekerja lebih keras untuk mensinkronisasikan komentar yang dikatakan audio guide dan visual data yang ditangkap mata.

Ya pasti sih, cara terbaik untuk menikmati film dengan audio guide adalah dengan menutup mata dan berkonsentrasi pada indra pendengaran. Seru juga, pengalaman baru.
Nah gimana? Udah tahu kan apa kehebatan dari audio guide sekarang? Buat teman-teman yang punya keterbatasan penglihatan, jangan lupa untuk selalu mencoba mencari layanan yang punya audio guide nya. Karena walaupun mungkin terlihat remeh dan kurang penting bagi sebagian orang, tapi ini ternyata bisa membantu banget buat kita loh. Karena kalau bisa dapat petunjuk, kenapa tidak?

Oke, sekian artikel dari sesi #sekilas episode 2 ini. Semoga informasi ini bermanfaat ya buat teman-teman. Mohon maaf Muabeyond tidak membahas audio guide secara spesifik karena di episode 2 ini, Muabeyond sedikit memasukkan pengalaman pribadi di informasi sehingga mengambil contoh dari banyak sudut pandang.

Jangan lupa juga kunjungi channel Youtube Muabeyond disini karena akan banyak hal-hal unik yang muabeyond buat dan pastinya artikel-artikel asih di blog ini akan Muabeyond jadikan audio agar lebih mudah untuk dipahami.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya =D
Read More

Saturday, February 23, 2019

Jepang Tidak Punya Tentara? Hoax atau Fakta?





Jepang Tidak Punya Tentara?
#sekilas episode 1


-|-


Jepang tidak punya tentara ? Apa benar ? Hmm, Mari kita bahas.

Assalamualaikum, teman-teman. Kembali lagi di artikel Muabeyond. Di sesi #sekilas ini, Muabeyond ingin membahas beberapa hal yang menarik untuk teman-teman. Semoga bermanfaat!

Ketika teman-teman mencari kata-kata [Jepang tidak] di google maka salah satu hasil yang akan muncul adalah [Jepang tidak punya tentara]. Hal ini membuat Muabeyond tertarik untuk membahasnya di artikel ini. Oke, langsung aja ya kita bahas :D

Punya tentara atau tidak punya tentara, Sebenarnya ini balik lagi ke arti secara harfiah dari tentara itu sendiri. Karena kalau kita lihat KBBI, tentara itu punya makna ganda sehingga Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Indonesia dan Japan Self-Defence Forces (JSDF) di Jepang bisa disebut tentara.
Hmm, makin bingung ya? Oke jadi gini.




Tentara itu kan ada 3 macam ya, ada Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Setiap negara biasanya punya ketiga tiganya. Tapi, ternyata ada dua tipe tentara yang saat ini digunakan di berbagai negara, tentara seperti yang di Indonesia atau biasa disebut national armed force atau tentara yang seperti di Jepang atau disebut self defence force. Dalam masyarakat jepang sendiri biasanya tentara ini dipanggil jeitai.

Memang bedanya apa sih? Bedanya ada di prinsip dan potensi dari pembentukan angkatan bersenjata tersebut. Tentara di Indonesia atau TNI bisa mempunyai dua potensi, yaitu sebagai penyerang atau bertahan. Gampangnya ya, TNI itu bisa nyerang lawan ataupun ngebantu kawan.  Jadi TNI itu bisa jadi senjata perang atau tameng perang buat negara Indonesia dan sekutu.

Tapi, beda dengan Defence Forces. Defence Forces dibentuk hanya untuk tujuan pertahanan atau biasanya  bahasa kerennya adalah [dibentuk untuk menjaga perdamaian dan keamanan di negara maupun dunia]. Jadi sehebat apapun Defence Forces, mereka dilarang untuk menjadi senjata perang atau pun menyerang lawannya karena akan melanggar dari hukum Internasional ataupun konstitusi negaranya sendiri.

Nah banyak orang asing, salah satu nya orang Indonesia, sering menyatakan bahwa Jepang tidak punya tentara. Padahal Jepang punya, bahkan tentara Jepang merupakan salah satu kelompok paling Elit di dunia dengan banyak persenjataan dan kemampuan yang mumpuni. Hanya saja, tujuannya hanya boleh untuk mempertahankan serta menjaga keamanan Jepang dan Dunia.

Memang, terlepas jepang harusnya hanya punya tentara hanya untuk bertahan, kekuatan tentara Jepang benar-benar tidak bisa dianggap sebelah mata. Jepang sendiri benar-benar serius mengurus masalah tentara ini dengan banyak menginvestasikan dana dan sumber daya ke salah satu bagian penting negaranya ini. Sampai-sampai, beberapa pihak dari negara-negara lain merasa Defence Forces milik Jepang merupakan sebuah hal yang suatu saat bisa saja menjadi ancaman karena kekuatannya yang begitu hebat.

Bagaimana tidak, pada tahun 2015, Tentara jepang yang terdiri tiga divisi, Japan Ground Self-Defence Forces (JGSDF) atau lebih dikenal angkatan darat (AD), Japan Marine Self-Defence Forces (JMSDF) atau Angkatan Laut (AL), dan Japan Air Self-Defence Forces atau angkatan udara (AU) disokong dana sebesar aproksimasi 42 juta dolar Amerika atau 590 Triliun rupiah, tentu saja jepang bisa dengan mudah untuk memulai perang dengan seluruh armadanya. Tapi, hal ini dijamin oleh pemerintah Jepang bahwa Defence Forces milik jepang hanya berfungsi untuk menjaga keamanan Jepang dan dunia.

Bukti bukti konkrit yang ditunjukkan Jeitai adalah mereka berfungsi sebagai pasukan terdepan, sukarelawan, timsar dan tim lainnya ketika Jepang terkena bencana alam seperti gempa yang parah, tsunami atau banjir bandang selama kelompok ini terbentuk.

Terus mungkin jadi penasaran, kenapa negara semaju Jepang dengan kekuatan tentara yang hebat banget, cuman berfungsi sebagai Defence Forces? Kenapa tidak seperti di Indonesia?

Ternyata jawabannya adalah karena sejarah. Masih ingat kalau tahun 1945 Jepang kalah perang dan Jepang harus menuruti kesepakatan yang dibuat oleh para pemenang perang. Salah satunya adalah Jepang tidak boleh mempunyai sebuah kelompok angkatan bersenjata yang bisa digunakan untuk berperang atau memulai perang. Hal ini juga tercantum pada konstitusi untuk melarang jepang melakukan perang dan mendapatkan “potensi perang” pada pasal 9 yang sering disebut sebagai kalausul perdamaian.

Makanya itu, akhirnya jepang hanya punya Defence forces sebagai tentara nya untuk mengantisipasi ancaman militer dan lainnya yang mungkin menyerang ke Jepang. Walau dalam beberapa terakhir ini, Perdana Menteri Jepang saat ini, Shinzo Abe, mempunyai ide untuk merubah konstitusi karena merasa adanya ancaman militer dari Korea Utara. Ya, tapi sampai saat ini hanya wacana aja dan belum terealisasi.

Nah sekarang udah kejawab kan? Jepang punya tentara. Tapi fungsinya berbeda dengan tentara biasa, yaitu hanya bisa bertahan.

Oke banget ga tuh informasinya?.

Nah sekian #sekilas dari Muabeyond. Semoga artikel ini menambah informasi baru untuk teman-teman.

Oh ya, jangan lupa kunjungi channel youtube Muabeyond yang isinya juga tidak kalah menarik dengan apa yang ada di website ini. Muabeyond juga akan meng-audio kan beberapa artikel yang ada di website ini dichannel youtube muabeyond.

Artikel ini juga tersedia dalam bentuk video di Youtube ini.

Sampai Jumpa =)


Artikel ini juga dibuat dalam bentuk podcast dengan judul: Jepang Tidak Punya Tentara? Hoax atau Fakta?




Read More

Wednesday, February 13, 2019

4 Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah untuk Jalan-Jalan

4 Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah untuk Jalan-Jalan
Episode 1: #Cara


-|-

Assalamu'laikum teman-teman, kembali lagi di muabeyond site. Kali ini Muabeyond mau buat essay dengan tema #Cara. Di artikel kali ini, saya akan membagikan 3 cara mendapatkan tiket murah versi saya.

-|--||--|-


Melancong atau liburan merupakan salah satu momen yang paling ditunggu. Terlebih lagi apabila seseorang pergi untuk pertama kalinya. Namun, walaupun punya kesan menyenangkan, liburan kerap kali menjadi momok yang menakutkan bagi keluarga yang mempunyai manajemen keuangan yang ketat. Tidak heran, karena ada kalanya biaya tiket dan akomodasi menjadi salah satu hal yang paling mahal selama perjalanan liburan. Tidak hanya itu, harga juga merupakan salah satu alasan seseorang atau sebuah keluarga untuk menunda liburan yang diidamkan.

Namun, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk dapat mendapatkan tiket-tiket dengan harga yang jauh dari standar. Inilah 4 cara mendapatkan tiket murah untuk Jalan-Jalan versi Muabeyond.

Pertama, Membeli tiket di acara travel fair

Salah satu cara paling mudah mendapatkan tike murah adalah membeli tiket di acara travel fair terdekat. Acara travel fair merupakan sebuah ajang promosi yang dilakukan oleh perusahaan maskapai dan perusahaan jasa travel yang digelar secara berkala dikota kota tertentu. Pada acara ini, tiket dengan harga yang sangat miring bisa dengan mudah ditemukan. Terlebih lagi, sebelum membeli, pembeli dapat berkonsultasi dengan pihak penyedia jasa travel dan bertanya tentang tiket yang akan dibeli.

Namun, walaupun harga yang sangat murah, tidak semua pembeli pasti mendapatkan tiket impiannya. Harus diingat, acara travel fair merupakan sebuah ajang promosi sehingga tiket murah yang dijual akan sangat terbatas dan mempunyai beberapa kriteria tertentu seperti tanggal, transit dan hal-hal lainnya. Karena popularitasnya yang sangat tinggi, banyak sekali calon pembeli yang antri berjam-jam sebelum acara ini dibuka dan tentu saja membuat tiket murah cepat habis terjual. Oleh karena itu, jika ingin membeli tiket murah dengan cara ini, persiapkanlah waktu dan budgetnya.

Salah satu travel fair yang paling diminati adalah Garuda Indonesia Travel Fair (GATF). Tentu saja, karena Garuda Indonesia merupakan salah satu dari maskapai premium dengan segala layanannya. Harga yang pernah ditawarkan oleh Garuda Indonesia untuk perjalanan Jakarta-Osaka PP yang paling murah berkisar 2.5 juta. Namun, mungkin hanya beberapa orang saja yang bisa mendapat tiket dengan harga semurah itu. Pengalaman Muabeyond sendiri ketika membeli tiket di GATF adalah perjalanan Jakarta - Osaka direct PP dengan harga 4.8 juta saja. Hal ini tentu sangat murah, bukan? Karena bila membandingkan harga normal dari tiket Garuda Indonesia tujuan Jakata-Osaka, maka saya harus membayar minimal 11 Juta. Diskon lebih dari 50%.

Kedua, Membeli tiket di Online Travel Fair

Jika travel fair pada acara pertama pembeli dapat langsung bertatap muka dengan penjulal, di cara kedua ini cukup berbeda. Karena Online Travel Fair biasanya disediakan oleh perusahan penyedia jasa travel berbasis online seperti Traveloka atau Tiket.com. Namun, membeli tiket di Online Travel Fair ini bisa dikatakan melibatkan unsur keberuntungan dikarenakan kadang kala perusahaan tidak mengumumkan tentang acara tersebug dan pembeli tidak sadar bahwa ada tiket murah di beberapa penyedia jasa travel online. Ditambah lagi, persaingan dengan para pengguna lainnya membuat aplikasi akan melambat dan tiba-tiba saja tiketnya sudah habis terjual. Satu-satunya pengalaman Muabeyond menggunakan cara ini adalah saat sadar adanya Traveloka Travel Fair di bulan Oktober 2018.

Pada travel fair tersebut, harga yang diberikan sangat miring dari harga aslinya. Tiket tujuann Jakarta-Osaka PP dari JAL saja hanya dihargai 4 juta. Walaupun, memang, didalam paket penjualannya penumpang diharuskan transit terlebih dahulu di kota Tokyo. Namun, terlepas dari itu, harga ini tetap sangat murah. Hal ini dikarenakan, Japan Airlines (JAL) bukanlah low cost airlines seperti air asia atauput JetStar, tetapi harganya bisa lebih murah dari kedua maskapai tersebut.

Ketika membeli tiket di onlin travel fair, pastikan bahwa data seluler dan seluruh data pribadi telah disiapkan. Ketika membeli juga hendaknya tetap tenang dan hati hati dalam memilih tanggal dan memasukkan data pribadi. Hal ini dikarenakan tiket yang dibeli pada online travel fair tidak mempunyai opsi 'refund' dan akan sangat merugikan apabila salah memasukkan tanggal. Pastikan juga untuk memasukkan data pribadi sesuai dengan paspor dan KTP untuk menghindari potensi masalah yang muncul pada saat melakukan perjalanan.

Ketiga, cari promo tambahan di aplikasi travel.

Selain travel fair, aplikasi travel online juga sering kali menyediakan promo-promo tambahan dengan beberapa syarat. Traveloka dan Tiket.com juga merupakan aplikasi yang menyediakan banyak promo semacam ini. Salah satu promo yang dimiliki dari Traveloka adalah Smart Combo. Smart combo merupakan fitur yang secara langsung menyaring perjalanan pergi dan pulang hanya menggunakan satu maskapai dengan harga yang spesial.

Walau tidak semurah harga pada travel fair, namun harga ini bisa juga dipertimbangkan untuk para calon pembeli. Traveloka pernah memberikan tiket smart combo jurusan Jakarta-Osaka PP dengan menggunakan Singapore Airlines dengan harga 5.9 Juta. Hal ini bisa jadi lebih murah jika saat itu ada diskon spesial yang disesiakan traveloka sehingga tiket tersebut bisa dibeli hanya dengan membayar 5.4 juta rupiah.

Tentu, tiket tersebut menjadi sangat murah terlebih lagi singapore airlines adalah maskapai terbaik dunia yang memberikan pelayanan terbaiknya diudara. Tiket murah dengan pelayanan terbaik dunia bukan hanya sekedar mimpi.

Keempat, cari promo langsung dari penyedia jasa travel

Cara terakhir ini merupakan cara yang harus memanfaatkan koneksi dengan penyedia jasa travel. Kenapa? Karena informasi tiket murah bisa didapat apabila calon pembeli pernah berinteraksi langsung dengan penyedia jasa travel.

Maskapai penerbangan sering kali menyediakan beberapa tiket murah yang khusus disediakan untuk penyedia jasa travel diluar jadwal travel fair. Informasi dan pembelian pun hanya bisa dilakukan oleh penyedia jasa travel. Penyedia jasa travel pun hanya akan memberikan informasi ini kepada pembeli pernah membeli tiket ataupun tertarik dengan perusahaan tersebut. Hal ini lah yang menjadi salah satu kendala sebelum dapat menggunakan cara ini. Namun, apabila sudah masuk dalam lingkaran informasi penyedia jasa travel, maka informasi mengenai tiket murah akan mudah didapatkan.

Tapi, ingat, untuk cara terakhir ini, para pembeli harus lebih berhati-hati dan harus rajin untuk melakukan verifikasi tentang penyedia jasa travel. Pilihlah penyedia jasa travel yang sudah terpercaya dan memmpunyai ulasan baik untuk mengurangi resiko kehilangan material.

Nah itulah 4 #cara mendapatkan tiket murah versi Muabeyond. Teman-teman punya pengalaman yang sama? atau ada yang beda? komen dibawah untuk sharing pengalaman tentang berburu tiket murah untuk liburan.

-|--||--|-


Oh ya, ngomong-ngomong, mungkin ada yang nanya kenapa contohnya selalu Jakarta-Osaka. Hal ini karena saya saat ini sedang tinggal di Jepang dan tiket tersebut saya cari untuk penerbangan orang tua dan adik saya yang ingin berkunjung ke Jepang. Cara-cara tadi tidak khusus untuk pergi ke Jepang ko, karena tiket tujuan lainnya seperti eropa dan amerika juga bisa didapatkan dengan cara tersebut.

Silakan follow Instagram : muabeyond_official
dan berlangganan YouTube: Muabeyond
untuk mendukung website ini!

Bam bam bam (efek suara transisi), Sekian aja dulu, sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Read More

Tuesday, February 5, 2019

How to Online Shopping in Japan: Rakuten and First Impression



How to Online Shopping in Japan
-
Episode 1: How to shop on Rakuten and first impression


-|-

Hello, Welcome again with muabeyond. After I can't translate anything because no author wants to give permission, I am quite disappointed. Like, it is on Syosetu, it is free and I don't get anything from translating it. I even don't have any patron or ads on my website, ha-ha. Sorry for hearing my feeling right now.

Because of it, I would like to make a new section on my blog: Japan Shopping. Now, in this Episode 1, I would like to tell my experience online shopping in Japan.

Like many other country, nowadays, online shopping is quite famous. For me, as a foreigner living in country side, it is hard to find something that you really want inside this area. That's why online shopping is one of the best solution for me. Just shopping from your room. Yeah!

For a foreigner, I believe the most famous online shopping website and application that we are familiar with is Rakuten and Amazon. Yap, this is the most famous one. Even I don't really know another website than those two. So, basically, if you are a foreigner that doesn't really understand Japanese, Amazon is the best website for you. The reasons are simple, somehow amazon is cheaper, offer free shipping on most product and can use English as language preference. In other hand, Rakuten is quite strict with Japanese language, somehow more expensive and it's rarely offer free shipping which cost around 500 Yen.

However, I am curious how doing online shopping at Rakuten because yeah, I need experience to feel what is the difference between those two. So, I decided it. I would buy something from Rakuten. To be the truth, another reason I want to buy from Rakuten is because I am using Rakuten Mobile and I got points from that, quite a lot, and it can be used to buy something from the Rakuten online shop. Quite convenient, right?

I bought an Xbox Controller, accidentally white edition. It is more expensive than the one. I bought it because I don't see the black one and I realized after I paid it, it appears in the corner of the bottom of the page, Hahaha. It cost around 5800 Yen include shipping fee. It is expensive if you compare from amazon that just sold it for 5200 Yen and free shipping. But because I have a point from Rakuten, and this is a new experience for me, I don't really care and just bought it.

I bought from this store and yeah, it is Japanese. However, I just recently notice that you can use the Rakuten Global Shopping website to use English. I wonder all the things will available on that website. I just review it on another time if I want, haha. Okay, here we go.

First, after you enter the product to your cart, you will be asked to login. Yep, just sign up as a Rakuten member for free and you have Rakuten account. In my case, because I have already used their phone services, I already have it so I just log in with my present account.

Second, if your data is not complete yet, they will ask you to complete it. Like what is your address, your phone number, your name and, etc. just like standard procedure for shipping purpose.

Third, you will ask to choose your payment method. This is quite different, depends on the store. Some store only allows to use a credit card, but some store allows the bank transfer. Of course, I choose the point use, yeay. A 100% free because of the point.

Fourth, it will show you your order review and other information, in Japanese of course. If you are troubled, just use google chrome and translate the page. It has really helped to survive while visiting the Japanese based website, hehe.

Fifth, confirm it and That's it. You will get noticed from the Rakuten official and the shop itself about your order and status, on Japanese. However, it is really helpful, if you want to try learning Japanese, Hehe.

That's how it works. Just wait and hope it arrives as soon as possible.

The best part is surprisingly It arrives only one day after I bought it, literally 24 hours. Man, I am so surprised haha. That's what I got, a brand new Xbox controller White edition. I will review it in another article.



The things I learned from shopping on Rakuten is instead giving free shipping, they ship it directly using tankyubin so customers can get it as soon as possible but we need to pay the shipment. Amazon has this kind of service, it is called expected shipment that you need pay 400 Yen more or free for Amazon prime member. Well, pretty much the same.

My impression about Rakuten are, it is a good website and has a lot of things, but I don't really like the services. Like the shipping, Instead, forcing customer to pay the cost of faster shipment, why don't give a choice like a free shipping even it takes a week to deliver. Pretty much not a good point for Rakuten, even though Rakuten is a giant and one of the best company in Japan. Look at on Barcelona Jersey, Rakuten Logo on it!!

Well, Good Job Rakuten, but for me personally. However, if I don't have to either I need, I prefer to shop on another place like its rival.

Point for Rakuten: 7/10 by Muabeyond.

-|--||--|-

That's our first episode on How to online Shopping in Japan. I will review amazon too, and my first impression with the thing I bought from Amazon. A disclaimer: No one of my article is sponsored from anyone ha-ha. So please understand I don't promote some brand, I just want to share my opinion, so you know what it feels like.

See you in another article.

Please kindly follow my Instagram: muabeyond_official
and subscribe my YouTube: Muabeyond
to support me =D


Leave your comment below =D
Read More