Saturday, February 23, 2019

Jepang Tidak Punya Tentara? Hoax atau Fakta?

Jepang Tidak Punya Tentara?
#sekilas episode 1


-|-





Jepang tidak punya tentara ? Apa benar ? Hmm, Mari kita bahas.

Assalamualaikum, teman-teman. Kembali lagi di artikel Muabeyond. Di sesi #sekilas ini, Muabeyond ingin membahas beberapa hal yang menarik untuk teman-teman. Semoga bermanfaat!

Ketika teman-teman mencari kata-kata [Jepang tidak] di google maka salah satu hasil yang akan muncul adalah [Jepang tidak punya tentara]. Hal ini membuat Muabeyond tertarik untuk membahasnya di artikel ini. Oke, langsung aja ya kita bahas :D

Punya tentara atau tidak punya tentara, Sebenarnya ini balik lagi ke arti secara harfiah dari tentara itu sendiri. Karena kalau kita lihat KBBI, tentara itu punya makna ganda sehingga Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Indonesia dan Japan Self-Defence Forces (JSDF) di Jepang bisa disebut tentara.
Hmm, makin bingung ya? Oke jadi gini.

Tentara itu kan ada 3 macam ya, ada Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Setiap negara biasanya punya ketiga tiganya. Tapi, ternyata ada dua tipe tentara yang saat ini digunakan di berbagai negara, tentara seperti yang di Indonesia atau biasa disebut national armed force atau tentara yang seperti di Jepang atau disebut self defence force. Dalam masyarakat jepang sendiri biasanya tentara ini dipanggil jeitai.

Memang bedanya apa sih? Bedanya ada di prinsip dan potensi dari pembentukan angkatan bersenjata tersebut. Tentara di Indonesia atau TNI bisa mempunyai dua potensi, yaitu sebagai penyerang atau bertahan. Gampangnya ya, TNI itu bisa nyerang lawan ataupun ngebantu kawan.  Jadi TNI itu bisa jadi senjata perang atau tameng perang buat negara Indonesia dan sekutu.

Tapi, beda dengan Defence Forces. Defence Forces dibentuk hanya untuk tujuan pertahanan atau biasanya  bahasa kerennya adalah [dibentuk untuk menjaga perdamaian dan keamanan di negara maupun dunia]. Jadi sehebat apapun Defence Forces, mereka dilarang untuk menjadi senjata perang atau pun menyerang lawannya karena akan melanggar dari hukum Internasional ataupun konstitusi negaranya sendiri.

Nah banyak orang asing, salah satu nya orang Indonesia, sering menyatakan bahwa Jepang tidak punya tentara. Padahal Jepang punya, bahkan tentara Jepang merupakan salah satu kelompok paling Elit di dunia dengan banyak persenjataan dan kemampuan yang mumpuni. Hanya saja, tujuannya hanya boleh untuk mempertahankan serta menjaga keamanan Jepang dan Dunia.

Memang, terlepas jepang harusnya hanya punya tentara hanya untuk bertahan, kekuatan tentara Jepang benar-benar tidak bisa dianggap sebelah mata. Jepang sendiri benar-benar serius mengurus masalah tentara ini dengan banyak menginvestasikan dana dan sumber daya ke salah satu bagian penting negaranya ini. Sampai-sampai, beberapa pihak dari negara-negara lain merasa Defence Forces milik Jepang merupakan sebuah hal yang suatu saat bisa saja menjadi ancaman karena kekuatannya yang begitu hebat.

Bagaimana tidak, pada tahun 2015, Tentara jepang yang terdiri tiga divisi, Japan Ground Self-Defence Forces (JGSDF) atau lebih dikenal angkatan darat (AD), Japan Marine Self-Defence Forces (JMSDF) atau Angkatan Laut (AL), dan Japan Air Self-Defence Forces atau angkatan udara (AU) disokong dana sebesar aproksimasi 42 juta dolar Amerika atau 590 Triliun rupiah, tentu saja jepang bisa dengan mudah untuk memulai perang dengan seluruh armadanya. Tapi, hal ini dijamin oleh pemerintah Jepang bahwa Defence Forces milik jepang hanya berfungsi untuk menjaga keamanan Jepang dan dunia.

Bukti bukti konkrit yang ditunjukkan Jeitai adalah mereka berfungsi sebagai pasukan terdepan, sukarelawan, timsar dan tim lainnya ketika Jepang terkena bencana alam seperti gempa yang parah, tsunami atau banjir bandang selama kelompok ini terbentuk.

Terus mungkin jadi penasaran, kenapa negara semaju Jepang dengan kekuatan tentara yang hebat banget, cuman berfungsi sebagai Defence Forces? Kenapa tidak seperti di Indonesia?

Ternyata jawabannya adalah karena sejarah. Masih ingat kalau tahun 1945 Jepang kalah perang dan Jepang harus menuruti kesepakatan yang dibuat oleh para pemenang perang. Salah satunya adalah Jepang tidak boleh mempunyai sebuah kelompok angkatan bersenjata yang bisa digunakan untuk berperang atau memulai perang. Hal ini juga tercantum pada konstitusi untuk melarang jepang melakukan perang dan mendapatkan “potensi perang” pada pasal 9 yang sering disebut sebagai kalausul perdamaian.

Makanya itu, akhirnya jepang hanya punya Defence forces sebagai tentara nya untuk mengantisipasi ancaman militer dan lainnya yang mungkin menyerang ke Jepang. Walau dalam beberapa terakhir ini, Perdana Menteri Jepang saat ini, Shinzo Abe, mempunyai ide untuk merubah konstitusi karena merasa adanya ancaman militer dari Korea Utara. Ya, tapi sampai saat ini hanya wacana aja dan belum terealisasi.

Nah sekarang udah kejawab kan? Jepang punya tentara. Tapi fungsinya berbeda dengan tentara biasa, yaitu hanya bisa bertahan.

Oke banget ga tuh informasinya?.

Nah sekian #sekilas dari Muabeyond. Semoga artikel ini menambah informasi baru untuk teman-teman.

Oh ya, jangan lupa kunjungi channel youtube Muabeyond yang isinya juga tidak kalah menarik dengan apa yang ada di website ini. Muabeyond juga akan meng-audio kan beberapa artikel yang ada di website ini dichannel youtube muabeyond.

Artikel ini juga tersedia dalam bentuk video di Youtube ini.

Sampai Jumpa =)


Artikel ini juga dibuat dalam bentuk podcast dengan judul: Jepang Tidak Punya Tentara? Hoax atau Fakta?



EmoticonEmoticon