Tuesday, November 26, 2019

Pergi keluar negeri, tukar uang di Indonesia atau di luar negeri ?

Pergi keluar negeri, tukar uang di Indonesia atau di luar negeri ?


Assalamua’laikum sob.

Pergi keluar negeri, tukar uang di Indonesia atau di luar negeri ?

Sebenarnya, Kalau kita disuruh milih langsung, saya rasa tidak ada jawaban yang pasti. Kok gitu? 

Oke, sebelum kita bahas itu, saya mau cerita dikit tentang pengalaman saya. Ketika saya berangkat dari Jepang menuju singapura, saya melakukan eksperimen untuk melihat money changer di negara mana yang lebih baik nilai kursnya. Apakah negara asal atau negara tujuan (dalam kasus ini kita akan membandingkan Jepang dan Singapura).

Nah ternyata sesuai dugaan saya, ketika saya menukarkan SGD di Jepang, tepatnya di kansai airport international, saya mendapati nilai kurs yang lebih kecil dibandingkan ketika saya menukar di changi airport Singapura. 

Kalau gitu udah jelas berarti jawabannya ? 

Tunggu dulu, belum bisa kita simpulkan.

Dilain waktu, ketika saya pertama kali datang ke osaka, saya juga kurang lebih melakukan hal yang sama dengan apa yang saya lakukan di singapura, namun kali ini saya berangkat dari Indonesia. Hasilnya ternyata nilai kurs di Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang ada di kansai.. 

Nah memang, pada umumnya nilai tukar kurs akan lebih tinggi jika kita menukar uang di negara tujuan. Namun, Rupiah bisa dikatakan buan mata uang yang cukup terkenal di dunia sehingga ketika ingin pergi keluar negeri kadang kala rupiah masih dipandang sebelah mata oleh beberapa money changer. Contohnya di beberapa money changer di manila, mereka tidak menerima rupiah sama sekali untuk kita tukarkan dengan peso. Hal ini terjadi karena memang jarang ada permintaan di daerah tersebut untuk mata uang rupiah sehingga sangat wajar apabila mereka tidak mau menerima rupiah sebagai uang yang bisa ditukar.

Urusan tukar menukar ini pun, sebenarna sangat berdampak pada jumlah wisatawan di negara tujuan. Contohnya malaysia dan singapur. Di dua negara tersebut, rupiah dihargai cukup tinggi karena memang sangat banyak wisatawan indonesia yang datang dan membuat jumlah permintaan rupiah pun meningkat. 

Nah balik lagi, kesimpulannya lebih bagus nukar dimana ?

Jawabannya kembali lagi ke kebiasaan masing-masing saja. Saya pribadi adalah orang yang terbiasa harus megang uang sebelum berangkat. Walau pun nilai tukar kursnya mungkin lebih rendah, tapi saya merasa lebih nyaman pergi ke negara orang dengan sudah memegang uang. Tapi ada juga orang-orang yang memang lebih nyaman nukar uang di negara tujuan. Bisa tarik dari ATM ataupun langsung menukar uang tunai karena beberapa alasan lain yang menguntungkan. 

Satu hal yang harus diingat adalah, sebelum menukar uang, tentu saja kita harus punya dulu uangnya.
:D


EmoticonEmoticon